Review sang penulis terhadap suatu film.

Greetings,everyone !




Cukup banyak kisah romantis yang memiliki kisah yang sama sekali tidak realistis,namun Me Before You hadir dengan kisah yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama yang sama-sama memberikan warna segar dalam kisah romantis.


   Me Before You merangkum ceritanya dengan sangat simple,bagaimana Louisa ( Emilia Clarke ) yang berkerja sebagai pengasuh Will Traynor ( Sam Claflin ) yang mengidap kelumpuhan tubuh bagian dada kebawah.Ditambah juga Will yang terkena depresi akut untuk mengakhiri hidupnya dengan berbagai cara,sedangkan Louisa yang mempunyai karakter periang berusaha untuk menghibur Will dan berusaha untuk membuat Will melanjutkan hidupnya dengan memberikannya satu hal yang tidak pernah dirasakan oleh Will sebelum bertemu dengannya;Kebahagiaan.

   Dua karakter utama dalam film ini sangat terasa sekali chemistry-nya,dua acungan jempol untuk Emilia Clarke yang mampu memerankan karakter Louisa dengan sangat pas dan menawan,penulis sangat suka bagaimana Ia berakting dan juga sangat suka dengan alisnya,ya alisnya.


Loved it !

   Sam Claflin yang berperan sebagai Will Traynor yang mengidap kelumpuhan juga berperan sangat total difilm ini,membuat penulis percaya apabila Ia juga mengidap kelumpuhan seperti karakter yang Ia perankan,salah satu achievement tertinggi dalam dunia akting.Dan baik Emilia dan Sam benar-benar menjiwai peran mereka masing-masing.

   Penulis juga sangat suka dengan alur cerita difilm ini,memulai semuanya dengan tone yang light-hearted dan kemudian berubah menjadi romantis klasik dan berubah lagi menjadi semakin dark di tiap menitnya,sang sutradara Thea Sharrock sukses menggambarkan bagaimana kedepresian yang dirasakan oleh Will ditiap tone difilm ini.Ditambah lagi dengan alunan soundtrack yang terasa sangat pas serta 2 lagu dari Ed Sheeran yang muncul difilm ini yang lagi-lagi ditempatkan discene yang sangat pas membuat film ini terasa amat sangat apik.



   Penulis juga sangat suka betapa realistisnya film ini,bagaimana kedepressian Will,bagaimana ke-kecewaan dari Louisa dan keluarganya juga bagaimana ending dari film ini yang terasa menutupi akhirnya dengan sangat pas,namun mungkin beberapa dari kalian yang sudah menonton film ini akan menganggap film ini terasa sedikit terlalu un-realistis dalam berbagai hal.

   Romantic-scene dalam film ini juga sangat terasa feel-nya,bagaimana Emilia dengan sukses menunjukan seberapa besar cintanya dan betapa ia sangat ingin membuat Will merasa bahagia,semua terasa pas,lagi-lagi 1 nilai plus untuk Emilia yang tampil gemilang difilm ini.




   Meskipun tidak sampai membuat penulis meneteskan air mata ( hanya Forrest Gump yang mampu melakukannya ) namun film ini memang benar-benar terasa sangat pas untuk penulis,tidak terlalu berlebihan dalam apapun.Maka dari itu penulis akan berikan skor Eight out of Ten dan akan selalu penulis rekomendasikan untuk kalian yang ingin menonton film romantis namun tetap realistis.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Bottom Ad [Post Page]