Review sang penulis terhadap suatu film.

Greetings,everyone !



Pertama kali penulis menonton Jaws ketika usia penulis masihlah kanak-kanak,penulis langsung ketakutan ketika diajak ke laut atau pantai oleh orang tua penulis,dan rasa takut itu pun masih terbawa sampai sekarang.

  Hiu adalah mesin pembunuh paling sempurna,dia dapat berenang dengan cepat,mampu mengoyak apapun dengan deretan giginya yang runcing dan besar,dan dia dapat mencium bau mangsanya dari kejauhan.Sebagai orang yang tidak bisa berenang,penulis tidak pernah menganggap Hiu sebagai hewan imut dan lucu di lautan yang luas dan dalam.



  Sebagai film yang berfokus pada hewan buas,Jaws menghadirkan ketegangan tingkat tinggi sedari awal menit bergulir,penulis juga suka sekali dengan kandungan gore yang sangat amat banyak difilm ini dan tentu saja,film ini tidak diajurkan teruntuk kamu yang mempunyai perut lemah !

   Dan Jaws menggambarkan Hiu-nya dengan sangat amat baik,berukuran jumbo dan dengan deretan gigi yang menyeramkan,ketika pertama kali sang Hiu muncul difilm,penulis terkejut karena ukurannya,apalagi sang Hiu memutuskan untuk muncul ala jumpscare film-film horor,and that shook me up,even until now. 

Hai

   Namun sayangnya,selain Hiu di film ini,Jaws tidak mempunyai kelebihan apapun selain Hiu-nya,mungkin ini adalah film revolusioner pada masanya,namun penulis tidak mendapati diri penulis terkagum-kagum terhadap karakter atau dialog yang disajikan dalam film ini,justru dialog dalam film ini terkesan membosankan dan itu berimbas juga pada karakter-karakter didalamnya yang tidak hidup sama sekali.

  Apalagi endingnya,terasa terlalu datar dan hambar,Jaws mempunyai ending yang klimaks,namun serasa seperti anti-klimaks karena setelah membunuh sang Hiu,it just,bland. And that's actually sucks,tapi dengan segala kekurangan dan kelebihannya,penulis rasa film ini layak untuk diberikan skor Eight out of Ten. 


 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Bottom Ad [Post Page]